Akuntabilitas Publik dalam Implementasi Digitalisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di DKI Jakarta

Authors

  • Syafina Ainur Yusup UPN “Veteran” Jakarta
  • Alfi Mubarok UPN “Veteran” Jakarta
  • Rayhan Ibnu Hafiz UPN “Veteran” Jakarta
  • Fatkhuri UPN “Veteran” Jakarta
  • Maisarah Mitra Adrian UPN “Veteran” Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.47134/villages.v7i2.481

Keywords:

Akuntabilitas Publik, Bantuan Sosial, DKI jakarta, DTKS, e-government

Abstract

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merupakan basis data nasional utama yang dijadikan acuan pemerintah dalam penetapan penerima program bantuan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi DTKS di Provinsi DKI Jakarta serta kontribusinya terhadap akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan bantuan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi dokumentasi dan analisis data sekunder yang mencakup periode 2017-2023. Data diperoleh dari dokumen kebijakan, laporan resmi pemerintah, serta publikasi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi DTKS telah memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi administrasi dan keterlacakan data secara kelembagaan. Namun demikian, akuntabilitas publik yang substantif belum terwujud secara optimal. Terdapat empat persoalan utama yang teridentifikasi: pertama, persistensi inclusion error pada kisaran 20-30% yang mengindikasikan masih masuknya penerima yang tidak berhak; kedua, exclusion error pada kisaran 30-40% yang menunjukkan kelompok rentan belum terjangkau sistem secara memadai; ketiga, proses validasi di tingkat RT dan RW yang rentan terhadap subjektivitas akibat absennya protokol terstandarisasi; dan keempat, keterbukaan data penerima kepada publik yang masih sangat terbatas sehingga menghambat pengawasan masyarakat. Berdasarkan temuan tersebut penelitian ini merekomendasikan, penguatan integrasi data lintas lembaga untuk meminimalkan error data, standarisasi mekanisme validasi lapangan guna mengurangi subjektivitas, serta perluasan akses publik terhadap data penerima sebagai bentuk transparansi. Langkah-langkah ini dipandang krusial untuk mengoptimalkan DTKS sebagai instrumen tata kelola yang akuntabel dan berkeadilan

References

Bertot, J. C., Jaeger, P. T., & Grimes, J. M. (2010). Using ICTs to create a culture of transparency: E-government and social media as openness and anti-corruption tools for societies. In Government Information Quarterly (Vol. 27, Nomor 3). https://doi.org/10.1016/j.giq.2010.03.001

Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework1. In European Law Journal (Vol. 13, Nomor 4). https://doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.x

BPS. (2023). Statistik Kesejahteraan Rakyat. Badan Pusat statistik. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Deddy, M. (2018). Studi kebijakan publik dan pelayanan publik konsep dan aplikasi proses kebijakan dan pelayanan publik. Jakarta: Alfabeta, 284. https://elibrary.bsi.ac.id/readbook/205150/studi-kebijakan-publik-dan-pelayanan-publik-konsep-dan-aplikasi-proses-kebijakan-dan-pelayanan-publik

Dwiyanto. (2011). Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui REFORMASI BIROKRASI - Agus Dwiyanto - Google Books. PT. Gramedia Pustaka Utama. https://books.google.co.id/books?id=dyRqHYpVRRcC&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false

Farazmand, A. (2012). The Future of Public Administration: Challenges and Opportunities-A Critical Perspective. Administration and Society, 44(4), 487–517. https://doi.org/10.1177/0095399712452658

Grafton, C. (2006). Implementing and Managing eGovernment: An International Text. Social Science Computer Review. https://doi.org/10.1177/0894439306287246

Haikal, M., & Fitriati, R. (2023). The policy implementation of DKI Jakarta Provincial Government social cash assistance during COVID-19 pandemic. Monas: Jurnal Inovasi Aparatur, 5(1), 16–29. https://doi.org/10.54849/monas.v5i1.139

Indrajit, R. E. (2016). Konsep dan Strategi Electronic Government. Electronic Government, 84, 1–166. https://www.academia.edu/30100450/Electronic_Government

Irwan Noor. (2013). Desain Inovasi Pemerintahan Daerah - Irwan Noor - Google Buku. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=FxRkDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR5&dq=pemerintah+daerah&ots=8JWQVxwkJr&sig=_pc5RdWpEXCE07IToWhPiJY9Al4&redir_esc=y#v=onepage&q=pemerintah daerah&f=false

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2022). Data terpadu kesejahteraan sosial. https://jdih.kemensos.go.id/detail/Keputusan-Menteri-Sosial-Republik-Indonesia-Nomor-29-HUK-202-0f9a7008-a

Lathrop, D., & Ruma, L. (2010). Open government: Collaboration, transparency, and participation in practice. https://books.google.co.id/books?id=JQJ5LF3h4ikC&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false

Manoppo, E. V., & Laoh, N. A. (2022). Strategi Pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Dtks) Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Rs-Rtlh Oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Konstituen, 4(1), 25–39. https://doi.org/10.33701/jk.v4i1.2598

Masiero, S., & Das, S. (2019). Datafying anti-poverty programmes: implications for data justice. Information Communication and Society, 22(7), 916–933. https://doi.org/10.1080/1369118X.2019.1575448

Morado, R. (2021). Implementasi Penyaluran Bantuan Sosial Covid-19 Di Dki Jakarta. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 3(2), 122–137. https://doi.org/10.14710/dialogue.v3i2.11879

Mulazid, A. S. (2025). ANALYSIS OF ALTERNATIVE SOCIAL PROTECTION POLICIES IN INDONESIA: A SYSTEMATIC REVIEW OF RESILIENCE, DIGITALIZATION, AND GOVERNANCE. 14(2). https://doi.org/10.15408/empati

Nugroho, R. (2017). Dinamika Kebijakan, Analisis Kebijakan, dan Manajemen Politik Kebijakan Publik. In Jakarta: Elex Media Komputindo (Vol. 1, hal. 940). http://perpustakaan.kemendagri.go.id/opac/?p=show_detail&id=8139

Prof. DR. Lexy J. Moleong, M. A. (n.d.). Metodologi penelitian kualitatif. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1133305

Purwnto, E. A., & Sulistyastuti, D. R. (2012). Implementasi Kebijakan Konsep dan Aplikasinya di Indonsia. https://books.google.co.id/books?id=TPaYMwEACAAJ

Sugiyono, P. D. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1543971

Taufiq Hidayat, M., Sri Guntur, Y., & Penulis, K. (1945). Tranformasi Digital Melalui Implementasi E-Government Pada Organisasi Sektor Publik Fakuldade da Ekonomia Universidade da Paz Timor-Leste 2. Universitas, 31(2), 123–141.

The World Bank. (2022). Revisiting Targeting in Social Assistance: A New Look at Old Dilemmas. Revisiting Targeting in Social Assistance: A New Look at Old Dilemmas. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1814-1

UNDP. Human Development Report Office. (1997). Human development report 1997. https://digitallibrary.un.org/record/239803?v=pdf

Widyaningsih, D., Nina Toyamah, & Ruhmaniyati. (2023). Urgensi Memutakhirkan Data Terpadu the Urgency of Sustainable and High-Quality Update of Integrated Poverty Data: Lessons Learned From Case Studies in Six Indonesian Regions. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 31(2), 2–8. https://doi.org/10.55981/jep.

Zuiderwijk, A., & Janssen, M. (2014). Open data policies, their implementation and impact: A framework for comparison. Government Information Quarterly, 31(1), 17–29. https://doi.org/10.1016/j.giq.2013.04.003

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Yusup, S. A., Alfi Mubarok, Rayhan Ibnu Hafiz, Fatkhuri, & Maisarah Mitra Adrian. (2026). Akuntabilitas Publik dalam Implementasi Digitalisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di DKI Jakarta. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 7(2), 134–147. https://doi.org/10.47134/villages.v7i2.481

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.