Implementasi Program Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
DOI:
https://doi.org/10.47134/villages.v7i1.411Keywords:
Implementasi Kebijakan, Kesehatan Ibu dan Anak, Pelayanan Publik, DesaAbstract
Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis implementasi Program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Desa Bhakti Idaman, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan kader Posyandu, petugas kesehatan, aparat pemerintah desa, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan tujuan kebijakan, terutama dalam pemantauan pertumbuhan balita, imunisasi, pemeriksaan kehamilan, dan penyuluhan kesehatan. Program ini meningkatkan akses layanan kesehatan dasar dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, meskipun masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, fluktuasi partisipasi masyarakat, kapasitas kader yang belum merata, serta kendala geografis dan aksesibilitas. Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan pemerintah desa, kinerja kader, peran petugas kesehatan, dan partisipasi masyarakat, sehingga penguatan fasilitas, peningkatan kapasitas kader, dan strategi sosialisasi yang lebih efektif diperlukan untuk mengoptimalkan program.
References
Aditya, R. P., & Raharjo, B. B. (2021). Implementasi pelaksanaan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Srondol Semarang implementation of integrated health care center for elderly the working area of public health care center Srondol Semarang. 3(1), 1–10.
Aprilya, W., & Dian, Y. (2025). Implementasi sistem informasi posyandu digital berbasis web dalam peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak (Studi kasus: Posyandu Nusaindah II). 5(2).
Fitri, L., Mansyur, T. N., Wahyuni, T., & Ula, Z. (2024). Pendampingan dan edukasi penggunaan buku kesehatan ibu dan anak di posyandu. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4).
Wicaksono, F. A., & Mawarni, A. (2025). Perencanaan sistem informasi posyandu guna mendukung transformasi digital data kesehatan ibu dan anak di Posyandu Nusa Indah Kelurahan Sukorejo. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 13(04).
Hariadi, P. (2022). Peran kader posyandu terhadap tingkat kunjungan masyarakat. Jurnal Kesmas Asclepius, 4(2), 68–74.
Ikaningtyas, N., Sari, I. Y., & Puspita, R. (2025). Penurunan stunting dengan program Bethesda adalah Kabupaten Sumba. Jurnal Kesehatan, 2(1).
Aziza, I. F., Prayogi, A., & Halim, F. A. (2024). Metodologi penelitian: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif (2nd ed., S. F. Nuriza, Ed.). Lauk Puyu Press.
Isnaini, M., Aidha, Z., Siregar, N. Y., Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri, & Sumatera Utara. (2023). Analisis implementasi program posyandu di desa. Jurnal Ilmiah Publika, 11(4), 221–225.
Indah, N., & Indrawati, F. (2021). Analisis implementasi program posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kidul Kota Salatiga. 3(1), 19–29.
Karwur, C. E. T. (2024). Pemenuhan hak memperoleh kesehatan ditinjau dari Pasal 28 H Ayat 1 Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jurnal Fakultas Hukum Unsrat Lex Privatum, 13(02).
Lestari, D., Akbar, F., Nurfadilah, L., Vacsal, M. R., & Meha, R. I. (2023). Peran posyandu dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 185–191.
Lorita, E., Saputra, H. E., & Anggraini, F. (2024). Analysis of implementation of posyandu service policy in Lawang Agung Village. 3.
Nasir, F. (2025). Optimalisasi pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia optimizing maternal & child health services to reduce maternal & infant mortality rates in Indonesia. 8(7), 4899–4903. https://doi.org/10.56338/jks.v8i7.8361
Nusu, F., Rachman, E., & Kadir, J. (2025). Peran kader pos pelayanan terpadu (Posyandu) dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di desa. Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 8(3), 646–659.
Rafly, M., Ramadhan, F., Irawati, I., Fakultas Ilmu Sosial, & Ilmu Politik. (2024). Kualitas pelayanan posyandu Desa Tanjungsari dalam upaya penanganan stunting. 08(01), 62–80.
Revida, E. (2021). Pengantar ilmu administrasi publik (1st ed., J. Simarmata, Ed.). Yayasan Kita Menulis.
Santi, M. W. (2022). Pengembangan dan implementasi e-posyandu dalam deteksi dini faktor risiko kematian ibu, bayi dan stunting. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.30604/jika.v7i1.653
Sari, D. K. (2024). Education as an effort for early detection of complications in pregnant women at the integrated service posts of Anggrek Tanggung Village Campurdarat District Tulungagung District. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(3), 145.
Sinay, H., Tunny, R., Windari, A. P., & Pariama, M. E. (2025). Peningkatan pemanfaatan layanan posyandu untuk kesehatan balita di. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 144–152.
Susanti, S. (2023). Implementasi program posyandu terhadap peningkatan kesehatan anak, ibu hamil, dan lansia di Desa B&ar Khalipah Medan Tembung. Journal of Millennial Community, 5(2), 103–118.
Santi, M. W. (2022). Pengembangan dan implementasi e-posyandu dalam deteksi dini faktor risiko kematian ibu, bayi dan stunting. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.30604/jika.v7i1.653
Septiani, R. (2025). Analisis kebijakan pemerintah dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui posyandu di RW 01 Kelurahan Penunggangan Utara. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 5(3), 3828–3838.
Sumastri, H., Novita, N., Eka, P., Alesia, C., & Saputri, T. S. (2023). Optimalisasi kontribusi kader posyandu dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak (Optimizing the contribution of posyandu cadres in improving maternal & child health). 5, 159–164. https://doi.org/10.36086/j.abdikemas.v5i2.2081
Susanti, S. (2023). Implementasi program posyandu terhadap peningkatan kesehatan anak, ibu hamil, dan lansia di Desa B&ar Khalipah Medan Tembung. Journal of Millennial Community, 5(2), 103–118.
Tolwinski, K., Madden, D., & Wagner, J. K. (2022). A genetic imaginary for social justice: The rhetoric of genomic medicine as exceptional, ordinary & ethical obligation. SSM - Qualitative Research in Health, 2, 100120. https://doi.org/10.1016/j.ssmqr.2022.100120
Wijaya, D. C. (2023). Hubungan persepsi hambatan dengan keaktifan ibu dalam kunjungan posyandu ILP balita Mawar 4 di Desa Sumberkembar Kec. Binangun Kab. Blitar. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 2(1), 45–50.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yunita Sari, Nur Sukmawati, Muhammad AlFaraby, Laras Arnelia Pradina, Rahmatul Sa’diah, Aditya Perdana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal is based on the work at https://villages.pubmedia.id/index.php/villages under license from Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. You are free to:
- Share – copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt – remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms, which include the following:
- Attribution. You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike. If you remix, transform or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions. You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Information for authors
The author should be aware that by submitting an article to this journal, the article's copyright will be fully transferred to Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa. Authors are allowed to resend their manuscript to other journals or intentionally withdraw the manuscript only if both parties (Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa and Authors) have agreed on the issue. Once the manuscript has been published, authors are allowed to use their published article under Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa copyrights.
All authors are required to deliver the agreement of license transfer once they submit the manuscript to Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa. By signing the agreement, the copyright is attributed to this journal to protect the intellectual material for the authors. Authors are allowed to share, copy and redistribute the material in any medium and in any circumstances.
• Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)

Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa is licensed under an International License



