Sinergi Program Sejuta Catin dalam Edukasi Pencegahan Stunting: Studi Kasus Kolaborasi KUA dan Stakeholder di Kecamatan Medan Perjuangan

Authors

  • Muhammad Ali Azmi Nst Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fadwa Nabilah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Arya Handika Pransetia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Nur Fadli Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Putri Malikul Sani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fani Aqila Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Edo Dermawan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Abdillah Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Arya Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Azhar Majid Prasetyo Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.47134/villages.v7i1.410

Keywords:

Stunting, Calon Pengantin, KUA Medan Perjuangan, Sinergi Lintas Sektoral

Abstract

Stunting merupakan permasalahan nasional yang memerlukan penanganan preventif sejak fase pra-nikah melalui penguatan edukasi kesehatan, kesiapan gizi, dan ketahanan keluarga. Pendekatan hulu dinilai strategis karena faktor risiko stunting sering kali bermula dari kurangnya pemahaman calon orang tua terhadap kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pemenuhan gizi sebelum kehamilan. KUA Kecamatan Medan Perjuangan sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan memiliki posisi strategis dalam memberikan pembinaan kepada calon pengantin (catin) melalui bimbingan perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergisitas antara KUA Kecamatan Medan Perjuangan dengan berbagai stakeholder yakni Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, dan PPLKB dalam mengimplementasikan Program Sejuta Catin sebagai upaya preventif pencegahan stunting di wilayah urban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan kontekstual. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara mendalam dengan penghulu dan penyuluh agama, serta studi dokumentasi terhadap pelaksanaan bimbingan perkawinan dan kolaborasi lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi lintas sektoral berjalan efektif melalui pembagian peran yang komprehensif dan saling melengkapi. KUA berperan dalam penguatan nilai religius dan ketahanan keluarga, Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan skrining gizi, sementara PPLKB memberikan edukasi kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pola asuh. Integrasi layanan dalam satu forum edukasi mampu meningkatkan kesadaran, kesiapan, dan partisipasi aktif catin terhadap pentingnya persiapan kesehatan sebelum menikah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi terintegrasi berbasis kecamatan merupakan model strategis, adaptif, dan berkelanjutan dalam memperkuat pencegahan stunting secara sistematis, khususnya di wilayah perkotaan dengan dinamika sosial yang kompleks.

Author Biography

Muhammad Ali Azmi Nst, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

  1.  

References

Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Agustino, H., Alavi, K., Amin, A. S., & Manaf, Z. A. (2025). Implementation of Primary Health Care theory in Stunting Prevention by Social Workers and Health Workers: A Case Study in Malang Regency. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 8(9), 853–867.

Anwika, Y. M., Komar, O., Suryadi, A., & Sudiapermana, E. (2024). Model of Multisector And Multidimensional Approaches: An Effort to Stunting Prevention Education in Kuantan Singingi Regency, Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(12), 11303–11311.

Atik, N. S., Hakim, B. R. I., Keb, S. T., Keb, M. T., Merida, Y., Nuraini, A., Keb, S. T., Keb, M., Nasriyah, B., & SiT, S. (2025). Kebidanan dalam Kehamilan: Dari Deteksi Dini hingga Persiapan Melahirkan. PT Bukuloka Literasi Bangsa.

Ayu, E. K. N., Setyarini, D. I., Marcelina, S. T., & Wulandari, L. P. (2023). The Effect of Educational E-Booklets on Prospective Newlyweds’ Knowledge Level about Stunting Prevention. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(3), 1224.

Eriyani, T., Komariah, M., Hendrawati, S., & Shalahuddin, I. (2025). Improving Brides-to-Be’s Understanding of Reproductive Health to Strengthen Specific Interventions in Preventing Stunting. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 924–936.

Handoko, E., & Sinaga, N. D. (2025). Pengembangan Modul Pendidikan Interprofesional Untuk Pencegahan Stunting di Komunitas: Monograf. CV Jejak (Jejak Publisher).

Hanifah, F. D. (2024). Implementation Of Stunting Prevention Program In Indonesia: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(5), 1183–1191.

Kartika, L. S. D., & Marlina, N. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Peran Desa Dalam Pencegahan Dan Penanganan Stunting Di Kabupaten Karawang. Journal of Politic and Government Studies, 14(3), 156–170.

Muharram, F., Cholifah, S., & Utami, P. J. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Program Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Di Kabupaten Sidoarjo. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(1), 274–287.

Muhidayati, W., ST, S., Keb, M. T., Wijayati, B. Y. T., Keb, St., Astria, N., Keb, S. T., Keb, M., Azizah, N., & Rini, A. S. (2025). Asuhan Kebidanan Pranikah dan Prakonsepsi: Tinjauan Evidence-Based untuk Optimalisasi Kesehatan Reproduksi. PT Bukuloka Literasi Bangsa.

Muslih, M., & Pibriyanti, K. (2025). Gizi Kesehatan Masyarakat: Integrasi Ilmu Gizi dan Etika Islam. CV Eureka Media Aksara.

Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., & Fathin, S. (2024). Metode penelitian kualitatif.

Noviansyah, H. (2022). Strategi Percepatan Pencegahan Stunting Dengan Pendekatan Keagamaan Guna Mewujudkan Generasi Berkualitas (Studi Pada Wilayah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu). UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

Novita, R., Kes, S. P. M., Erwandi, S. T. P., Miko, A., & Iskandar, S. G. (2025). Bersama Mencegah Stunting: Peran Desa, Keluarga, dan Lembaga Masyarakat. PT Bukuloka Literasi Bangsa.

Nugrahani, C. I., Christiana, E., Sari, A. P., Amin, E. S., Rahman, T., Iszakiyah, N., Syakura, A., & Hafidah, L. (2024). Optimalisasi Peran Calon Pengantin untuk Mewujudkan Generasi Bebas Stunting. Penerbit NEM.

Nugraheni, S. A., Mawarni, A., Purnami, C. T., Winarni, S., Asna, A. F., Kartini, A., Arso, S. P., Handayani, N., & Fauziatin, N. (2023). Implementation of Premarital Counseling Description in Grobogan District, Central Java, Indonesia. Amerta Nutrition, 7(1).

Pratiwi, A. N. (2023). Bimbingan Pranikah Untuk Muslim Dalam Mencegah Stunting Oleh Pkk Desa Metenggeng Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Skripsi.

Putra, L. P. A., & Roslianah, R. (2025). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Putri, A. (2023). Peran Penyuluh Agama Dalam Mengurangi Terjadinya Stunting di Kantor Urusan Agama (Kua) Kecamatan Ciputat Timur. Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif.

Rambe, M. F. B. R. (2024). Strategi Layanan Bimbingan Pra Nikah Pada Calon Pengantin Untuk Ketahanan Keluarga Di Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Tampan Kota Pekanbaru. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Sayekti, E. S., Ardiana, A., & Susanto, T. (2025). Stunting management: A systematic review. Nursing Information Journal, 5(1), 41–60.

Sentika, R., Setiawan, T., Rattu, D. J., Yunita, I., Basrowi, R. W., Masita, B. M., & Makrufardi, F. (2024). Expert Consensus on Interprofessional Collaboration (IPC) Guidelines on Stunting Management in Indonesian Primary Healthcare (Puskesmas). The Open Public Health Journal, 17(1).

Setiawan, A., & Indriani, D. (2025). Program Buna Sehat sebagai strategi promosi kesehatan partisipatif untuk pencegahan stunting. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 10(1), 82–94.

Sulistyaningsih, S., Aprillia, R., Annisa, L., & Febrianti, C. P. (2023). The effectiveness of interprofessional collaboration practice to reduce the risk of stunting: an integrative review. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 43–54.

Sumardilah, D. S., Hastuti, R. P., & Aprina, A. (2022). The Influence of Pre-Marriage Class on Knowledge of Bride and Groom in Prevention of Stunting Toddlers. Poltekkes Tanjungkarang.

Syamsuadi, A., Febriani, A., Ermayani, E., Bunyamin, B., & Nursyiamah, N. (2023). Peran lintas sektor dalam konvergensi percepatan penurunan stunting di kabupaten rokan hulu. Jdp (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 6(1), 1–30.

Ulhaq, N. H. D. (2023). Implementasi Bimbingan Pranikah dalam Membantu Menekan Angka Stunting di Kua Turi Bangunkerto Yogyakarta Tahun 2022-2023. Universitas Islam Indonesia.

Yuliana, T., & Fitriani, L. (2022). Analisis Kolaborasi Lintas Sektor dalam Program Bimbingan Perkawinan Terintegrasi. Jurnal Administrasi Publik, 7(4), 335.

Downloads

Published

2026-02-23

How to Cite

Azmi, M., Nabila, F., Pransetia, A., Fadli, M., Sani, P., Aqila, F., … Prasetyo, A. (2026). Sinergi Program Sejuta Catin dalam Edukasi Pencegahan Stunting: Studi Kasus Kolaborasi KUA dan Stakeholder di Kecamatan Medan Perjuangan. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 7(1), 12. https://doi.org/10.47134/villages.v7i1.410

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.