Sinergi Program Sejuta Catin dalam Edukasi Pencegahan Stunting: Studi Kasus Kolaborasi KUA dan Stakeholder di Kecamatan Medan Perjuangan
DOI:
https://doi.org/10.47134/villages.v7i1.410Keywords:
Stunting, Calon Pengantin, KUA Medan Perjuangan, Sinergi Lintas SektoralAbstract
Stunting merupakan permasalahan nasional yang memerlukan penanganan preventif sejak fase pra-nikah melalui penguatan edukasi kesehatan, kesiapan gizi, dan ketahanan keluarga. Pendekatan hulu dinilai strategis karena faktor risiko stunting sering kali bermula dari kurangnya pemahaman calon orang tua terhadap kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pemenuhan gizi sebelum kehamilan. KUA Kecamatan Medan Perjuangan sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan memiliki posisi strategis dalam memberikan pembinaan kepada calon pengantin (catin) melalui bimbingan perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergisitas antara KUA Kecamatan Medan Perjuangan dengan berbagai stakeholder yakni Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, dan PPLKB dalam mengimplementasikan Program Sejuta Catin sebagai upaya preventif pencegahan stunting di wilayah urban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan kontekstual. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara mendalam dengan penghulu dan penyuluh agama, serta studi dokumentasi terhadap pelaksanaan bimbingan perkawinan dan kolaborasi lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi lintas sektoral berjalan efektif melalui pembagian peran yang komprehensif dan saling melengkapi. KUA berperan dalam penguatan nilai religius dan ketahanan keluarga, Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan skrining gizi, sementara PPLKB memberikan edukasi kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan pola asuh. Integrasi layanan dalam satu forum edukasi mampu meningkatkan kesadaran, kesiapan, dan partisipasi aktif catin terhadap pentingnya persiapan kesehatan sebelum menikah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi terintegrasi berbasis kecamatan merupakan model strategis, adaptif, dan berkelanjutan dalam memperkuat pencegahan stunting secara sistematis, khususnya di wilayah perkotaan dengan dinamika sosial yang kompleks.
References
Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Agustino, H., Alavi, K., Amin, A. S., & Manaf, Z. A. (2025). Implementation of Primary Health Care theory in Stunting Prevention by Social Workers and Health Workers: A Case Study in Malang Regency. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 8(9), 853–867.
Anwika, Y. M., Komar, O., Suryadi, A., & Sudiapermana, E. (2024). Model of Multisector And Multidimensional Approaches: An Effort to Stunting Prevention Education in Kuantan Singingi Regency, Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(12), 11303–11311.
Atik, N. S., Hakim, B. R. I., Keb, S. T., Keb, M. T., Merida, Y., Nuraini, A., Keb, S. T., Keb, M., Nasriyah, B., & SiT, S. (2025). Kebidanan dalam Kehamilan: Dari Deteksi Dini hingga Persiapan Melahirkan. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Ayu, E. K. N., Setyarini, D. I., Marcelina, S. T., & Wulandari, L. P. (2023). The Effect of Educational E-Booklets on Prospective Newlyweds’ Knowledge Level about Stunting Prevention. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(3), 1224.
Eriyani, T., Komariah, M., Hendrawati, S., & Shalahuddin, I. (2025). Improving Brides-to-Be’s Understanding of Reproductive Health to Strengthen Specific Interventions in Preventing Stunting. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 924–936.
Handoko, E., & Sinaga, N. D. (2025). Pengembangan Modul Pendidikan Interprofesional Untuk Pencegahan Stunting di Komunitas: Monograf. CV Jejak (Jejak Publisher).
Hanifah, F. D. (2024). Implementation Of Stunting Prevention Program In Indonesia: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(5), 1183–1191.
Kartika, L. S. D., & Marlina, N. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Peran Desa Dalam Pencegahan Dan Penanganan Stunting Di Kabupaten Karawang. Journal of Politic and Government Studies, 14(3), 156–170.
Muharram, F., Cholifah, S., & Utami, P. J. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Program Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi Di Kabupaten Sidoarjo. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(1), 274–287.
Muhidayati, W., ST, S., Keb, M. T., Wijayati, B. Y. T., Keb, St., Astria, N., Keb, S. T., Keb, M., Azizah, N., & Rini, A. S. (2025). Asuhan Kebidanan Pranikah dan Prakonsepsi: Tinjauan Evidence-Based untuk Optimalisasi Kesehatan Reproduksi. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Muslih, M., & Pibriyanti, K. (2025). Gizi Kesehatan Masyarakat: Integrasi Ilmu Gizi dan Etika Islam. CV Eureka Media Aksara.
Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., & Fathin, S. (2024). Metode penelitian kualitatif.
Noviansyah, H. (2022). Strategi Percepatan Pencegahan Stunting Dengan Pendekatan Keagamaan Guna Mewujudkan Generasi Berkualitas (Studi Pada Wilayah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu). UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
Novita, R., Kes, S. P. M., Erwandi, S. T. P., Miko, A., & Iskandar, S. G. (2025). Bersama Mencegah Stunting: Peran Desa, Keluarga, dan Lembaga Masyarakat. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Nugrahani, C. I., Christiana, E., Sari, A. P., Amin, E. S., Rahman, T., Iszakiyah, N., Syakura, A., & Hafidah, L. (2024). Optimalisasi Peran Calon Pengantin untuk Mewujudkan Generasi Bebas Stunting. Penerbit NEM.
Nugraheni, S. A., Mawarni, A., Purnami, C. T., Winarni, S., Asna, A. F., Kartini, A., Arso, S. P., Handayani, N., & Fauziatin, N. (2023). Implementation of Premarital Counseling Description in Grobogan District, Central Java, Indonesia. Amerta Nutrition, 7(1).
Pratiwi, A. N. (2023). Bimbingan Pranikah Untuk Muslim Dalam Mencegah Stunting Oleh Pkk Desa Metenggeng Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Skripsi.
Putra, L. P. A., & Roslianah, R. (2025). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Putri, A. (2023). Peran Penyuluh Agama Dalam Mengurangi Terjadinya Stunting di Kantor Urusan Agama (Kua) Kecamatan Ciputat Timur. Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif.
Rambe, M. F. B. R. (2024). Strategi Layanan Bimbingan Pra Nikah Pada Calon Pengantin Untuk Ketahanan Keluarga Di Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Tampan Kota Pekanbaru. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Sayekti, E. S., Ardiana, A., & Susanto, T. (2025). Stunting management: A systematic review. Nursing Information Journal, 5(1), 41–60.
Sentika, R., Setiawan, T., Rattu, D. J., Yunita, I., Basrowi, R. W., Masita, B. M., & Makrufardi, F. (2024). Expert Consensus on Interprofessional Collaboration (IPC) Guidelines on Stunting Management in Indonesian Primary Healthcare (Puskesmas). The Open Public Health Journal, 17(1).
Setiawan, A., & Indriani, D. (2025). Program Buna Sehat sebagai strategi promosi kesehatan partisipatif untuk pencegahan stunting. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 10(1), 82–94.
Sulistyaningsih, S., Aprillia, R., Annisa, L., & Febrianti, C. P. (2023). The effectiveness of interprofessional collaboration practice to reduce the risk of stunting: an integrative review. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 43–54.
Sumardilah, D. S., Hastuti, R. P., & Aprina, A. (2022). The Influence of Pre-Marriage Class on Knowledge of Bride and Groom in Prevention of Stunting Toddlers. Poltekkes Tanjungkarang.
Syamsuadi, A., Febriani, A., Ermayani, E., Bunyamin, B., & Nursyiamah, N. (2023). Peran lintas sektor dalam konvergensi percepatan penurunan stunting di kabupaten rokan hulu. Jdp (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 6(1), 1–30.
Ulhaq, N. H. D. (2023). Implementasi Bimbingan Pranikah dalam Membantu Menekan Angka Stunting di Kua Turi Bangunkerto Yogyakarta Tahun 2022-2023. Universitas Islam Indonesia.
Yuliana, T., & Fitriani, L. (2022). Analisis Kolaborasi Lintas Sektor dalam Program Bimbingan Perkawinan Terintegrasi. Jurnal Administrasi Publik, 7(4), 335.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ali Azmi Nst, Fadwa Nabilah, Arya Handika Pransetia, Muhammad Nur Fadli, Putri Malikul Sani, Fani Aqila, Edo Dermawan, Abdillah Hasibuan, Muhammad Arya; Azhar Majid Prasetyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal is based on the work at https://villages.pubmedia.id/index.php/villages under license from Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. You are free to:
- Share – copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt – remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms, which include the following:
- Attribution. You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike. If you remix, transform or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions. You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Information for authors
The author should be aware that by submitting an article to this journal, the article's copyright will be fully transferred to Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa. Authors are allowed to resend their manuscript to other journals or intentionally withdraw the manuscript only if both parties (Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa and Authors) have agreed on the issue. Once the manuscript has been published, authors are allowed to use their published article under Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa copyrights.
All authors are required to deliver the agreement of license transfer once they submit the manuscript to Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa. By signing the agreement, the copyright is attributed to this journal to protect the intellectual material for the authors. Authors are allowed to share, copy and redistribute the material in any medium and in any circumstances.
• Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)

Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa is licensed under an International License



