Peran Program Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dalam Mengurangi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Wilayah Binaan 1 (Andalas) Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.47134/villages.v6i2.335Keywords:
Peran Pemerintah, Sanggar Kegiatan Belajar, Anak Tidak Sekolah, Pendidikan Nonformal, Kota PadangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Program Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dalam Mengurangi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Wilayah Binaan 1 (Andalas) Kota Padang. Fenomena anak tidak sekolah masih menjadi permasalahan serius dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga diperlukan intervensi melalui pendidikan nonformal seperti SKB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dari Dinas Pendidikan, pamong SKB, pihak kelurahan, orang tua, dan peserta didik. Analisis dilakukan menggunakan teori peran pemerintah menurut Gito Saputro (dalam Mustanir, 2020), yang meliputi peranan sebagai pemecah masalah, fasilitator, penghubung sistem, motivator, dan komunikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKB berperan penting dalam menyediakan akses pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, B, dan C serta pelatihan keterampilan praktis. Peran sebagai pemecah masalah dan fasilitator telah berjalan, namun belum optimal karena keterbatasan tenaga pamong belajar, minimnya dana operasional, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Peran sebagai penghubung sistem dan komunikator dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Pendidikan, kelurahan, dan pamong SKB untuk mendata dan memotivasi ATS agar kembali belajar. Meskipun menghadapi beberapa kendala, keberadaan SKB terbukti membantu mengurangi angka anak tidak sekolah dan mendukung pemerataan pendidikan di Kota Padang.
References
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.
Anwar, R. (2015). Peran Praktisi Public Relations Dalam Organisasi-Organisasi Di Yogyakarta. Jurnal Komunikasi Islam, 7(1), 46–55.
dan Anak. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Delipiter Lase, Yeni Absah, Prihatin Lumbanraja, Yohanes Giawa, Y. G. (2025). Teori Budaya Organisasi_ Konsep, Model, dan Implikasi untuk Manajemen Organisasi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 21–45.
Gito Saputro, S., & Rangga, R. K. 2015. Pengembangan dan Pemberdayaan
Marnia, W., Jasrial, J., Rusdinal, R., & Rifma, R. (2021). Persepsi Siswa Tentang Pengelolaan Pembelajaran Oleh Pamong Belajar Di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Padang Pariaman. Journal of Educational Administration and Leadership, 2(2), 222–230. https://doi.org/10.24036/jeal.v2i2.165
Masyarakat Konsep, Teori dan Aplikasinya di Era Otonomi Daerah.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1983). Drawing Valid Meaning from Qualitative Data : Toward a Shared Craft.
Munadifah, S., & Lestari, G. D. (2019). Peran Pengelola Skb Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Tutor di Sanggar Kegiatan Belajar. Jurnal Pendidikan untuk Semua, 1(1).
Mustanir, A., S, F., Adri, K., Nurnawati, A. A., & Goso, G. (2020). Sinergitas Peran Pemerintah Desa dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Journal of Government Science (GovSci) : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2), 84–108. https://doi.org/10.54144/govsci.v1i2.8
Nasution, M. K. (2018). Penggunaan Metode Pembelajaran Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 11(01), 9–16. Retrieved from https://ftk.uinbanten.ac.id/journals/index.php/studiadidaktika/article/view/515
Penerbitdeepublish.com. (2025). Tingkat Anak Tidak Sekolah. Diakses pada 25 September 2025, dari https://pusdatin.kemendikdasmen.go.id/
PT Alfabet
Rizqah, M., Dema, H., & Barisan, B. (2024). Peran Pemerintah Daerah dalam Penanganan Anak Putus Sekolah di Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang. Public Administration and Government Journal, 4(1), 119–126. https://doi.org/10.52423/pamarenda.v4i1.23
Septian, E., Wulandari, S., Islamiyah, D. T., & Nurizzakiya, E. L. (2024). Pelatihan Manajemen Konflik Dalam Pemecahan Masalah Secara Konstruktif Melalui Pengembangan Organisasi Siswa Intra Sekolah. Jurnal Inovasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 172–184. https://doi.org/10.53621/jippmas.v4i2.362
Soekanto, Soerjono. 2004. Sosiologi Keluarga; Tentang ikhwal Keluarga, Remaja
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Vanessa, F. E. (2021). Faktor faktro Penyebab Anak Nelayan Putus Sekolah di Kelurahan Pasia Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jurnal Manajemen Dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 3(2), 100–108. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jmiap.v3i2.218
Waikero, S., & Iswahyudi, D. (2019). Peran Tokoh Masyrakat Dalam Menanggulangi Anak Putus Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran Bagi Guru Dan Dosen, 3(2000), 256–263. https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/fip/index
Weni, T. (2020). Analisis Proses Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket B Berbasis Kurikulum 2013 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Samarinda. Pepatudzu : Media Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 16(2), 89. https://doi.org/10.35329/fkip.v16i2.1765
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salman Al Farisi, Intan Slipilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal is based on the work at https://villages.pubmedia.id/index.php/villages under license from Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. You are free to:
- Share – copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt – remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms, which include the following:
- Attribution. You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike. If you remix, transform or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions. You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Information for authors
The author should be aware that by submitting an article to this journal, the article's copyright will be fully transferred to Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa. Authors are allowed to resend their manuscript to other journals or intentionally withdraw the manuscript only if both parties (Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa and Authors) have agreed on the issue. Once the manuscript has been published, authors are allowed to use their published article under Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa copyrights.
All authors are required to deliver the agreement of license transfer once they submit the manuscript to Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa. By signing the agreement, the copyright is attributed to this journal to protect the intellectual material for the authors. Authors are allowed to share, copy and redistribute the material in any medium and in any circumstances.
• Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)

Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa is licensed under an International License



