Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan dalam Penanganan Anak Penyandang Disabilitas Neurodevelopmental di Forum Keluarga Spesial Palembang

Authors

  • Bella Oktoria Universitas Indo Global Mandiri Palembang
  • Dwiki Adi Putra Universitas Indo Global Mandiri Palembang
  • Isabella Universitas Indo Global Mandiri Palembang

DOI:

https://doi.org/10.47134/villages.v7i1.419

Keywords:

Women’s Empowerment and Child Protection Office, FORKESI, Children with Neurodevelopmental Disabilities, Child Protection

Abstract

This study aims to analyze the role of the Office of Women’s Empowerment and Child Protection (DPPPA) of South Sumatera Province toward children with neurodevelopmental disabilities who are part of the Forum Keluarga Spesial (FORKESI) Palembang. This research employs a qualitative descriptive approach through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings show that DPPPA’s role is largely focused on empowering and strengthening the capacity of parents as the primary caregivers of children with disabilities. The support provided includes socialization on disability issues, parenting guidance, emotional management training, UMKM and tie-dye (jumputan) skill training, as well as assistance in handling cases of domestic violence. In addition, DPPPA facilitates access to therapy services, inclusive education, and legal assistance, although these forms of support are less intensive compared to the assistance directed toward parents. Overall, DPPPA’s role has had a positive impact on families of children with disabilities. However, broader services that address children’s direct needs, stronger coordination, and more sustainable programs are still required to optimize child protection efforts and fulfill the rights of children with neurodevelopmental disabilities.

References

Ashita, A. & Kariem. (2024). Analisis ketimpangan sosial pada penyandang disabilitas di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora, 12(1), 45–58.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik penyandang disabilitas Indonesia 2023. BPS.

Eldiva, N., & Fitra, R. (2025). Peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan anak disabilitas melalui program sosial. Jurnal Kebijakan Publik, 10(2), 112–125.

Harahap, R., & Bustanuddin. (2015). Perlindungan hukum terhadap anak penyandang disabilitas di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 45(3), 210–225.

Hurriyati, L., et al. (2024). Implementasi kebijakan perlindungan anak disabilitas di tingkat daerah. Jurnal Administrasi Publik, 9(1), 67–80.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2023). Profil penyandang disabilitas di Indonesia. Kemenko PMK.

Musuka, G., et al. (2025). Health disparities among children with disabilities: A global perspective. International Journal of Public Health, 70(1), 1–10.

Nafisatur, R. (2024). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Metodologi Penelitian, 6(2), 89–100.

Nugroho, A. (2022). Dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data penelitian kualitatif. Jurnal Ilmu Sosial, 8(1), 55–66.

Nurgiansah, T. H. (2021). Pendekatan kualitatif dalam penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 15–29.

Olusanya, B. O., et al. (2022). Global burden of childhood disabilities and implications for policy. The Lancet Child & Adolescent Health, 6(3), 200–210.

Palaniappan, P. (2023). The Impact Of COVID-19 Lockdown on Parents Handling Children with Disability in Chennai, India. National Journal of Community Medicine, 14(4), 242-250, ISSN 0976-3325, https://doi.org/10.55489/njcm.140420232800

Ródenas-Martínez, M. (2025). Power mobility in children with motor impairments: adaptations in electric toy cars to improve handling in natural environments–a case series. Disability and Rehabilitation Assistive Technology, 20(8), 3014-3026, ISSN 1748-3107, https://doi.org/10.1080/17483107.2025.2520369

Salih, M. (2025). Handling missing data in complex surveys: A case study of children's functional disorders and their correlates. Scientific African, 29, ISSN 2468-2276, https://doi.org/10.1016/j.sciaf.2025.e02897

Salsabiila, N., & Yuadi. (2023). Partisipasi sosial penyandang disabilitas dalam masyarakat inklusif. Jurnal Sosiologi, 11(2), 134–147.

Setianingsih, D., & Ardiansyah, R. (2024). Evaluasi implementasi kebijakan disabilitas di daerah. Jurnal Kebijakan Sosial, 9(2), 98–110.

Subakti, H., et al. (2023). Metode wawancara dalam penelitian kualitatif. Jurnal Penelitian Sosial, 7(1), 23–35.

UNICEF, & Bappenas. (2023). Analisis situasi anak dengan disabilitas di Indonesia. UNICEF Indonesia.

UNICEF. (2021). Seen, counted, included: Using data to shed light on the well-being of children with disabilities. UNICEF.

UNICEF. (2025). Global report on children with disabilities. UNICEF.

Wijaya, A., et al. (2025). Teknik purposive sampling dalam penelitian sosial. Jurnal Metode Penelitian, 8(1), 45–60.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Oktoria, B., Putra, D., & Isabella. (2026). Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan dalam Penanganan Anak Penyandang Disabilitas Neurodevelopmental di Forum Keluarga Spesial Palembang. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 7(1), 13. https://doi.org/10.47134/villages.v7i1.419

Issue

Section

Articles