Proses Menemukan Kebermaknaan Hidup Klien Anak Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor

Authors

  • Moch. Rival Aditya Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Ali Muhammad Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Budi Priyatmono Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Umar Anwar Politeknik Pengayoman Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47134/villages.v5i2.286

Keywords:

Klien Anak, Makna Hidup, Pemasyarakatan, Psikologi Positif

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi proses menemukan kebermaknaan hidup pada klien anak di Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor dengan studi kasus di UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Bina Karsa Cileungsi. Latar belakang penelitian ini terkait dengan kurangnya perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan psikologis klien anak, khususnya dalam proses mereka menemukan makna hidup setelah berhadapan dengan hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif naratif untuk memahami pengalaman subjektif klien anak terkait dengan pencarian makna hidup mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap tiga klien anak yang terlibat dalam proses rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses menemukan kebermaknaan hidup pada klien anak melalui beberapa tahap, yaitu identifikasi diri, penerimaan diri, pencarian makna hidup, realisasi tujuan hidup, dan pencapaian kehidupan yang bermakna. Hambatan utama dalam proses ini adalah stigma sosial yang melekat pada anak-anak tersebut dan kurangnya dukungan psikologis. Penelitian ini menyarankan pengembangan program rehabilitasi berbasis psikologi positif dan dukungan sosial yang melibatkan pelatihan keterampilan, bimbingan psikologis, serta penguatan hubungan sosial antar anak untuk membantu mereka menemukan kembali makna hidup mereka.

References

Aditya, M. R., & Muhammad, A. (2024). The Role of the Subang Class II Correctional Center in Minimizing Violent Crimes Against Adolescents Through the Bapas Goes To School Program: Peran Balai Pemasyarakatan Kelas II Subang Dalam Meminimalisir Tindak Kriminal Kekerasan Pada Remaja Melalui Pro. Jurnal Pemasyarakatan Dan Keadilan, 1(1), 41–53.

Bastaman, H. D. (1996). Meraih hidup bermakna: kisah pribadi dengan pengalaman tragis. Paramadina.

Bastaman, H. D. (2007). Logoterapi. In PT Raja Grafindo Persada. PT Raja Grafindo Persada.

Berscheid, E. (2003). Lessons in" greatness" from Kurt Lewin’s life and works. American Psychological Association.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.

Frankl, V. E. (2017). Man’s search for meaning. Terjemahan. Haris Priyatna. Buku Noura.

Frankl, V. E. (2018). Man`s Search for Meaning. Noura Books Publishing. https://books.google.co.id/books?id=8UNRDwAAQBAJ

Ghoni, M. R., & Pujiyono, P. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum Melalui Implementasi Diversi Di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(3), 331–342. https://doi.org/10.14710/jphi.v2i3.331-342

Haerle, D. R. (2014). Dosage Matters. Youth Violence and Juvenile Justice, 14(1), 3–25. https://doi.org/10.1177/1541204014555436

Hakimi, L., & Sisrazeni, S. (2022). Kebermaknaan Hidup Bagi Narapidana Yang Belum Menikah Di Rutan Kelas IIb Batusangkar. Batanang: Jurnal Psikologi, 1(1), 11–18.

Hopipah, N., & Khairi, A. M. (2022). Resiliensi pada Disabilitas Daksa Akibat Kecelakaan Kerja di Paguyuban Difabel Sehati Sukoharjo. UIN Surakarta.

Kurniawan, R., & Santoso, I. (2021). Pentingnya kesehatan mental bagi narapidana. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(3), 1102–1118.

Lerner, R. M., Lerner, J. V, Almerigi, J. B., Theokas, C., Phelps, E., Gestsdottir, S., Naudeau, S., Jelicic, H., Alberts, A., & Ma, L. (2005). Positive youth development, participation in community youth development programs, and community contributions of fifth-grade adolescents: Findings from the first wave of the 4-H study of positive youth development. The Journal of Early Adolescence, 25(1), 17–71.

Mulyawan, A. (2023). Optimalisasi Advokasi Hukum: Memastikan Hak-Hak Anak Binaan Melalui Penyuluhan Hukum Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Palangka Raya. Journal of Human and Education (Jahe), 3(4), 444–451. https://doi.org/10.31004/jh.v3i4.495

Narendra, P. N. (2023). BPHN “Mengasuh”: Ini Jenis Tindak Kejahatan dan Perilaku Kriminal Anak yang Menjadi Fokus BPHN untuk Dicegah. In Badan Pembinaan Hukum Nasional.

Novanti, I. D. (2023). Dinamika Post Traumatic Growth Pada Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH). Pyschoaksara, 1(2), 170–178. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v1i2.1023

Patton, M. Q. (2002). Qualitative research & evaluation methods. sage.

Poerwandari, E. K. (2005). Pendekatan kualitatif untuk perilaku manusia. Jakarta: Mugi Eka Lestari.

Prochaska, J. O., & DiClemente, C. C. (1983). Stages and processes of self-change of smoking: toward an integrative model of change. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 51(3), 390.

Razkia, D., Safitri, A., & Santoso, S. (2021). Menemukan makna hidup dengan forgiveness, studi pada siswa binaan remaja Di Lembaga Pemasyarakatan Anak. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 4(2), 107–114.

Rizaldy, D. R. (2023). Restorative Justice Dalam Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Oleh Anak. Jihwp, 1(2), 225–237. https://doi.org/10.38156/jihwp.v1i2.154

Ryff, C. D. (2018). Well-being with soul: Science in pursuit of human potential. Perspectives on Psychological Science, 13(2), 242–248.

Salsabila, N., Putri, A. E., Shanata, P. D., Syafrian, H., & Mudaffar, F. M. (2023). Pelatihan Kader Peer Counselor untuk Meningkatkan Kebermaknaan Hidup pada Tahanan Remaja Melalui Adaptasi Seni Hikayat Aceh. Devotion: Jurnal Pengabdian Psikologi, 2(02), 69–81.

Syifa, F. N., & Nilawaty, A. (2024). Proses Menemukan Kebermaknaan Hidup Pada Danar And The Blangkon. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 9(2), 171–185.

Tanesib, M. W., & Huwae, A. (2023). Penerimaan Diri dan Kebermaknaan Hidup pada Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan Salatiga. MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI, 6(2), 119–131.

Downloads

Published

2025-07-18

How to Cite

Aditya, M., Ali Muhammad, Priyatmono, B., & Anwar, U. (2025). Proses Menemukan Kebermaknaan Hidup Klien Anak Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 5(2), 19. https://doi.org/10.47134/villages.v5i2.286

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.