Collaborative Governance dalam Pengelolaan dan Pengembangan Pariwisata di Kampung Sanan Kota Malang

Authors

  • Salma Masrur Universitas Brawijaya
  • Nazwadifa Nur Atikasari Universitas Brawijaya
  • Raka Aditya Purwakusuma Universitas Brawijaya
  • Bening Alifa Prima Septiandita Universitas Brawijaya
  • Muhammad Alif Bajanegara Universitas Brawijaya
  • Prisca Kiki Wulandari Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.47134/villages.v7i2.510

Keywords:

UMKM, Pariwisata, kampung sanan, Collaborative Governance

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan collaborative governance dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata di Kampung Sanan, Kota Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model Collaborative Governance dari Ansell dan Gash yang mencakup starting conditions, institutional design, facilitative leadership, dan collaborative process. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Kampung Sanan melibatkan berbagai aktor, seperti pemerintah, pelaku UMKM, masyarakat, koperasi, perguruan tinggi, dan sektor swasta. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelatihan, pendampingan usaha, inovasi produk, akses permodalan, serta pengembangan pemasaran digital yang berdampak pada peningkatan daya saing UMKM dan ekonomi lokal. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran, ketimpangan kapasitas pelaku usaha, dan koordinasi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme kolaborasi dan koordinasi antaraktor untuk mendukung keberlanjutan pengembangan Kampung Sanan sebagai destinasi wisata industri unggulan.

References

Aliansyah, H., & Hermawan, W. (2019). PERAN SEKTOR PARIWISATA PADA PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI JAWA BARAT (Vol. 23, Number 1).

Amig, M. B., Supriyono, B., & Muluk, M. R. K. (2016). Capacity building of the rural government in providing public service to the urban community. International Journal of Management and Administrative Sciences. https://www.academia.edu/download/99387645/IJMAS-31011-2016.pdf

Ananda, AD, & Susilowati, D. (2017). Pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis industri kreatif di Kota Malang. Jurnal Ilmu Ekonomi , 1 (1), 120–142. https://doi.org/10.22219/jie.v1i1.6072

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Ariesmansyah, A., Ariffin, R. H. B., & Respati, L. A. (2023). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata. Jurnal El-Riyasah, 14(1), 58–72. https://doi.org/10.24014/jel.v14i1.25060

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Hanafi, M. (2022). PENGEMBANGAN PARIWISATA MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE DI KABUPATEN MAGELANG. Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi, 19(1), 1–17. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v19i1.53447

Harnani, Suryono, A., & Wanusmawatie, I. (2025). Policy Implementation of Kayutangan Heritage Area Development in Malang City. Jurnal Bina Praja, 17(2). https://doi.org/10.21787/jbp.17.2025.2569

Ibrahim, H. R. (2022). Pemberdayaan usaha mikro kecil menengah melalui pendekatan inovasi sosial dan collaborative governance. Ilmu dan Budaya, 43(1), 103–116

Indonesia. Journal of Contemporary Governance and Public Policy, 6(1), 23–38. https://doi.org/10.46507/jcgpp.v6i1.649

Iriany, IS, Razzaq, MA, Karmila, M., & Pasciana, R. (2025). Pengembangan Pariwisata Melalui Collaborative Governance: Wawasan dari Bukit Tegal Malaka, Garut. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Indonesia , 6 (2), 362–373. https://doi.org/10.11594/ijssr.06.02.02

Mahpuz, M., Bahtiar, H., Fathurahman, F., & Nur, AM (2021). Pelatihan pelatihan UMKM berbasis Teknologi Informasi untuk meningkatkan SDM pelaku UMKM. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat , 2 (2), 212–219. https://doi.org/10.29408/ab.v2i2.4206

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). (n.d.). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Muluk, M. R. K., Novita, A. A., & Wiswayana, W. M. (2025). Collaborative Strategies for Community Empowerment: A Narrative Study on Thematic Village Development in Malang,

Nur, M. I., Juana, T., Ningrum, E. W., & Sutisna, S. (2022). Kolaborasi governansi dalam program UMKM Juara sebagai upaya peningkatan kompetensi pelaku usaha Jawa Barat. AdBispreneur: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.24198/adbispreneur.v7i1.35196

Nuri, AN, Erina, VA, Saputra, FD, & Nafisa, AT (2025). Dampak kepengurusan ganda Pokdarwis: Studi kasus Desa Wisata Nglanggeran. Jurnal Nasional Pariwisata , 15 (1), 35–53. https://doi.org/10.22146/jnp.102920

Nurwanda, A., Daraba, D., Suprajogo, T., & Puspita, D. (2024). Collaborative Governance in Tourism Village Development in Ciamis Regency, West Java Province, Indonesia. International Journal of Science and Society, 6(2), 362-375. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i2.1149

Patton, M. Q. (2002). (n.d.). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). SAGE Publications.

Prastiwi, A. E., & Novi Sunu Sri Giriwati. (2024a-b). Partisipasi Masyarakat Dalam Keberlanjutan Kampung Wisata Industri Keripik Tempe Sanan. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 13(3), 149–157. https://doi.org/10.32315/jlbi.v13i3.384

Purwanto, H., & Setiawan, B. (2025). Dinamika Konflik Kepentingan dalam Hubungan Multi-Aktor pada Pengelolaan Kampung Wisata Perkotaan. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 13(2), 145-158.

Putri, W., Sari, A., Wulandari, S., Suhindarno, H., & Author, C. (2026). COLLABORATIVE GOVERNANCE OF SEDUDO WATERFALL TOURISM MANAGEMENT IN THE PERSPECTIVE OF PUBLIC ADMINISTRATION (Vol. 15, Number 1). https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/sosioedukasi/index

Sani, A., & HSM, M. H. (2020). Peningkatan kompetensi coach dalam program pendampingan ekspor di era disruptif teknologi. Ekonomi Bisnis, 26(1), 173-186. https://doi.org/10.33592/jeb.v26i1.617

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.

Wibowo, A., & Lestari, P. (2026). Akselerasi Literasi Digital Pemangku Kepentingan Pariwisata Berbasis

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Salma Masrur, Nazwadifa Nur Atikasari, Raka Aditya Purwakusuma, Bening Alifa Prima Septiandita, Muhammad Alif Bajanegara, & Prisca Kiki Wulandari. (2026). Collaborative Governance dalam Pengelolaan dan Pengembangan Pariwisata di Kampung Sanan Kota Malang. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 7(2), 21. https://doi.org/10.47134/villages.v7i2.510

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.